Translate

Kamis, 11 Juli 2019

Diam Bukan Berarti Lemah

DIAM


       Orang diam bukan berarti lemah.

    Kita tidak boleh semena-mena untuk bertindak tidak adil dan tidak wajar kepadanya.

    Meskipun diam yang hanya bisa dilakukan, namun hal itu mempunyai latar belakang atau alasan mengapa dia selama ini hanya berdiam diri?

   Diam mempunyai banyak sekali makna yang terkandung seperti dia diam karena dia malu berbicara. Berbeda lagi dengan dia ingin mengutarakan pendapat namun setelah dia bisa mengutarakan pendapatnya, ia di sanggah sampai dia berpikir kalau dia lemah, dia tidak bisa seperti yang menyanggah dan dia mengalami trauma dalam mengutarakan pendapat atau hal yang lain seperti dia sudah mengutarakan pendapat namun pendapatnya tidak diterima dan temannya lebih memilih pendapat yang satunya lagi tanpa melihat siapa yang terlebih dahulu mengutarakan pendapat itu dan apa dampak dari sanggahan tersebut. Maka dari itu dia lebih memilih untuk diam.

    Terkadang diam tidak selamanya lemah! Tidak selamanya bodoh! Melainkan karena trauma!

    Oleh karena itu, jika ada seseorang yang suka diam, maka kita harus mencari tahu apa penyebabnya, lalu mendekatinya, menasehati dan kita harus bisa "lebih menjaga ego individu".  Karena orang diam juga mempunyai hati dan pikiran, apalagi dia berada dijenjang perkuliahan, pasti pendapatnya sangat banyak namun mungkin dengan kurangnya kepercayaan diri dan kurangnya pemahaman, serta kepercayaan dari orang disekitarnya.


   Itulah yang membuat seseorang memilih untuk diam tanpa mengutarakan pendapat dan menurutnya lebih baik diam daripada berbicara namun salah serta pendapatnya tidak penting untuk orang di sekitarnya (ditolak).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar